Tujuan Pendidikan Islam

Tujuan Pendidikan Islam

Tujuan pendidikan ialah perubahan yang diharapkan pada subjek didik setelah mengalami proses pendidikan, baik pada tingkah laku individu dan kehidupan pribadinya maupun kehidupan masyarakat dan alam sekitarnya dimana individu itu hidup.

Mukhtar Yahya berpendapat, bahwa tujuan pendidikan Islam adalah memberikan pemahaman ajaran-ajaran Islam pada peserta didik dan membentuk keluhuran budi pekerti sebagaimana misi Rasulullah saw sebagai pengemban perintah menyempurnakan akhlak manusia untuk memenuhi kebutuhan kerja.

Menurut pandangan Islam, tujuan pendidikan Islam sangat diwarnai dan dijiwai oleh nilai-nilai ajaran Allah. Tujuan itu sangat dilandasi oleh nila-nilai Al-qur’an dan hadits seperti yang termaktub dalam rumusan, yaitu menciptakan pribadi-pribadi yang selalu bertaqwa kepada Allah. Sekaligus mencapai kebahagiaan di dunia dan akhirat.[7]

Jadi, pada intinya tujuan pendidikan Islam adalah mempersiapkan anak didik untuk menjadi manusia sebagai hamba Allah SWT yang mampu merealisasikan tujuan hidupnya sebagaimana yang telah digariskan oleh Allah baik dalam kehidupan dunia maupun akhirat.

Menurut Omar Muhammad Attoumy Asy-Syaebani, tujuan pendidikan Islam memiliki empat ciri pokok:

  1. Sifat yang bercorak agama dan akhlak.
  2. Sifat kemenyeluruhannya yang mencakup segala aspek pribadi pelajar (subjek didik), dan semua aspek perkembangan dalam masyarakat.
  3. Sifat kesimbangan, kejelasan, tidak adanya pertentangan antara unsur-unsur dan cara pelaksanaannya.
  4. Sifat realistik dan dapat dilaksanakan, penekanan pada perubahan yang dikehendaki pada tingkah laku dan pada kehidupan, memperhitungkan perbedaan-perbedaan perseorangan diantara individu, masyarakat dan kebudayaan dimana-mana dan kesanggupannya untuk berubah dan berkembang bila diperlukan.]

sumber :
https://whypoll.org/seva-mobil-bekas/