SEJARAH PERKEMBANGAN ONLINE PUBLIC ACCESS CATALOGUE (OPAC)

SEJARAH PERKEMBANGAN ONLINE PUBLIC ACCESS CATALOGUE (OPAC)

SEJARAH PERKEMBANGAN ONLINE PUBLIC ACCESS CATALOGUE (OPAC)

SEJARAH PERKEMBANGAN ONLINE PUBLIC ACCESS CATALOGUE (OPAC)
SEJARAH PERKEMBANGAN ONLINE PUBLIC ACCESS CATALOGUE (OPAC)

Pertengahan Sampai Akhir Tahun 1980-an

Sistem OPAC menjadi sangat terkenal selama tahun 1980-an, sehingga banyak perpustakaan mulai meninggalkan katalog kartu dan beralih ke sistem OPAC. Sejumlah perpustakaan perguruan tinggi dan perpustakaan umum telah menggunakan sistem manajemen perpustakaan yang terintegrasi, lengkap dengan modul OPAC.

Penelitian untuk mengidentifikasi kebutuhan pengguna untuk pengembangan sistem OPAC banyak dilakukan. Banyak perpustakaan atau institusi tertentu yang menyediakan anggaran, khusus untuk pengembangan sistem OPAC. Misalnya, pada tahun 1985 The British Library Research and Development menyediakan anggaran sejumlah 300,000 pound sterling, untuk setiap proyek penelitian sistem OPAC.

Tahun 1990-an

Pada tahun 1990-an, terlihat perubahan besar pada sistem manajemen perpustakaan, dengan menawarkan kecenderungan dari sistem milik sendiri (proprietary systems) bergerak ke arah sistem terbuka. Sejumlah permasalahan yang ditemui pada pengoperasian sistem di masa sebelumnya diinventarisir. Ditemukan bahwa sejumlah besar sistem yang ada di perpustakaan pada tahun 1980-an hanya bisa dijalankan pada perangkat keras (hardware) tertentu, misalnya sistem seperti DOBIS / LIBIS, Geac, LIBERTAS dan URICA, hanya dapat dijalankan pada hardware atau perangkat keras buatan suatu perusahaan tertentu. Untuk mengatasi hal tersebut, berbagai upaya dilakukan oleh pemasok sistem untuk perbaikannya.

Pemasok sistem mulai menawarkan produk sistem baru yang bisa dijalankan pada sejumlah perangkat keras. Arsitektur dari beberapa sistem yang baru ini, memisahkan perangkat lunak (software) menjadi client dan server. Perangkat lunak untuk client menyediakan antarmuka (interface) kepada pengguna, dan biasanya berjalan atau beroperasi pada PC (personal computer) atau terminal. Perangkat lunak untuk server menyediakan pengelolaan pangkalan data, dan biasanya dioperasikan pada komputer lain.

Agar client dan server dapat saling berhubungan tanpa hambatan, maka dalam protokol komunikasi antar client dan server (client-server communication protocol) ditetapkan aturan-aturan yang digunakan untuk keperluan tersebut. Contoh protokol semacam itu adalah ISO standar untuk penelusuran dan temubalik (ISO 10162/10163) yang diimplementasikan di Amerika Serikat sebagai National Information Standards Organization (NISO) Z39.50. Dengan protokol ini, maka sejumlah pangkalan data katalog perpustakaan tertentu bisa diakses dari internet.

Syihabuddin, Qalyubi, dkk dalam Dasar-Dasar Ilmu Perpustakaan dan Informasi (2007) membagi sejarah perkembangan OPAC menjadi 3 generasi yaitu sebagai berikut:

OPAC generasi pertama muncul pada awal 1980-an

dan ia lebih banyak terhubung dengan sistem pengawasan sirkulasi berbasis komputer. Titik temu OPAC tersebut biasanya sama dengan titik temu yang ada dikartu, katalog tercetak, misalnya pengarang, judul, nomor panggil atau apabila mungkin tajuk subjek.

OPAC generasi kedua

didasarkan pada teknik-teknik temu kembali informasi yang dikembangkan oleh jasa penelusuran online. Titik temunya adalah kata-kata atau setiap kata dari judul, tajuk subyek, pengarang atau nama lain dan penyatan-pernyataan penelusuran yang bisa disusun dengan menghubungkan istilah penelusuran dengan menggunakan operator boolean. Banyak OPAC generasi kedua memiliki dua level interaksi pemakai. Pertama, level sederhana bagi penelusur yang baru dan belum berpengalaman. Kedua, level yang lebih maju bagi penelusur yang sudah berpengalaman.

OPAC generasi ketiga

pada umumnya memiliki karakteristik sebagai berikut:

  • Teknik-teknik temu kembali non-boolean (hal ini mungkin didasarkan pada pencocokan yang paling baik atau best match)
  • Penerimaan search expression dalam bahasa biasa (ordinary languange) dengan berbagai fasilitas untuk penggunaan direktori dalam rangka menyediakan singkatan, sinonim attau jenis-jenis uraian (spelling variant)
  • Penyediaan bantuan yang tergantung pada konteks
  • Penggunaan istilah dari cantuman yang relevan, yang ditemu kembali untuk meningkatkan strategi penelusuran
  • Penampilan cantuman paling relevan yang ditemukan pertama kali.

Sumber: https://fungsi.co.id/