Sastra Lama

Sastra Lama

Sastra Lama

Sastra Lama
Sastra Lama

Pengertian Sastra Lama

Sastra lama adalah sastra yang lahir dan tumbuh pada masa lampau atau pada masyarakat Indonesia lama. Sastra lama juga biasa disebut sebagai sastra klasik. Sastra lama tumbuh dan berkembang seiring dengan kondisi masyarakat pada zamannya. Oleh karena itu sastra lama mempunyai nuansa kebudayaan yang kental dan memiliki corak yang lekat dengan nilai dan adat istiadat yang berlaku di dalam suatu daerah atau masyarakat tertentu. Karya sastra di Indonesia dapat ditelusuri jejaknya mulai dari jaman kerajaan, terutama kerajaan islam di Sumatera. Pengaruh budaya melayu dan Islam sangat kuat terhadap munculnya karya sastra klasik saat itu, sehingga karya sastra yang muncul berbahasa melayu dan berhubungan dengan keagamaan.

Ciri – ciri Sastra Lama

Kesusastraan lama disebut juga kesusastraan klasik atau kesustraan tradisional.jaman perkembangan kesustraan klasik adalah sebelum masuknya pengaruh barat ke indonesia. Bentuk-bentuk kesusastraan lama yang berkembang pada jaman ini adalah dongeng, mantra, pantun, syair dan sejenisnya.
Ciri – ciri satra lama adalah :
1. Nama penciptanya tidak diketahui ( anonim).
2. Pralogis atau cerita – ceritanya banyak diwarnai oleh hal gaib.
3. Banyak menggunakan kata kata yang baku seperti: alkisah, sahibul hikayat,menurut empunya cerita, konon, dan sejenisnya.
4. Peristiwa yg dikisahkan berupa kehidupan istana, raja – raja, dewa – dewa, para pahlawan atau tokoh – tokoh mulia lainnya.
5. Karena belum ada media cetak dan elektronik sastra klasik berkembang secara lisan.
6. Dipengaruhi oleh kesusastraan Hindu dan Arab.
7. Bentuk karya sastra lama berupa puisi yang terikat seperti syair, pantun, hikayat, mite, legenda, dongeng.
8. Tema yang digunakan cenderung kaku.
9. Perkembangannya secara statis.

Baca Juga: