PPPPTK Matematika Susun Modul Penalaran Spasial

PPPPTK Matematika Susun Modul Penalaran Spasial

PPPPTK Matematika Susun Modul Penalaran Spasial

PPPPTK Matematika Susun Modul Penalaran Spasial
PPPPTK Matematika Susun Modul Penalaran Spasial

Kemendikbud — Pusat Pengembangan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Matematika

(PPPPTK Matematika) Yogyakarta menggelar lokakarya (workshop) finalisasi paket modul penalaran spasial. Lokakarya ini menghasilkan paket implementasi pelatihan penalaran spasial di majelis guru mata pelajaran (MGMP) Matematika pada jenjang sekolah menengah pertama (SMP).

Lokakarya yang merupakan kerja sama PPPPTK Matematika dan Bank Dunia berlangsung dari tanggal 16 sampai dengan 18 Maret 2018 di aula PPPPTK Matematika Yogyakarta. Kegiatan ini diikuti oleh 26 orang, yang antara lain berasal dari Tim Penalaran Spasial PPPPTK Matematika, instruktur nasional (IN), dan sejumlah komunitas terkait.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala PPPPTK Matematika

, Daswatia Astuty. Hadir juga dalam kegiatan ini Susi Sugiarti, perwakilan dari Bank Dunia. Kegiatan lokakarya ini menghadirkan beberapa narasumber yang berasal dari PPPPTK Matematika yaitu Kepala Pusat, Kepala Bagian Umum serta dua orang widyaiswara.

Daswatia Astuty mengatakan lokakarya ini diselenggarakan dengan tujuan untuk menyiapkan seperangkat dokumen atau bahan pendukung untuk implementasi pelatihan penalaran spasial di MGMP Matematika SMP. “Kegiatan lokakarya ini adalah suatu program yang dibuat dengan ketekunan dan kualitas yang baik untuk menghasilkan modul bahan ajar guna direkomendasikan dan diimpementasikan kepada guru untuk meningkatkan kualitas pendidikan,” kata Daswatia, Jumat (16/3/2018).

Daswatia menambahkan bahwa paket implementasi pelatihan penalaran spasial di MGMP

Matematika SMP untuk menguatkan keterampilan guru tentang praktik STEM. “Ini untuk menguatkan keterampilan praktik STEM atau science, technology, engineering, dan mathematics melalui modul pembelajaran,” kata Kepala PPPPTK Matematika.

Paket implementasi pelatihan yang dihasilkan dalam lokakarya ini meliputi instrumen, buku pegangan instruktur nasional, dan buku pegangan guru. (Nur Widiyanto)

 

Sumber :

http://ejournal.upi.edu/index.php/WapFi/comment/view/13728/0/115982