Posisi Indonesia

Posisi Indonesia

         Dengan pendapatan per kapita Indonesia yang diperkirakan sekitar US$ 4.000,dimana batas krisis bagi demokrasi sekitar US$ 6.600,maka indonesia belum mencapai 2/3 jalan menuju batasan bagi demokrasi. Oleh karena itu,menurut Boediono,pada tahap awal kehidupan demokrasi,indonesia sebaiknya memberikan prioritas tertinggi bagi upaya memacu pertumbuhan ekonomi dan sejau mungkin mengindari krisis. Hal ini akan sangat mengurangi resiko kegagalan demokrasi. Hal terbaik yang harus dilakukan kata Boediono,adalah secepatnya membangun perekonomian agar income per kapita bangsa indonesia mencapai batas aman bagi pemerintah demokrasi,yaitu US$ 6.600.

      Menurut Boediono,pertumbuhan ekonomi akan membantu tumbuhnya kelompok pembaharus dengan catatan: pertama,pertumbuhan itu menyentuh dan broad-based ; dan kedua prosesnya mengandalkan kegiatan berdasarkan hasil kerja,inisiatif dan kekuatan sumber daya manusia-bukan dengan penjualan kekayaan alam,utang luar negri,dan “rezeki nomplok” lainnya.

  1. Indonesia Cepat Lalui Krisis.

        Menurut Institute for Management Development (IMD),lembaga think thank dan pendidikan yang berpusat di Swiss,Indonesia seperti negara-negara lain di Asia Tenggara,memiliki daya tahan yang cukup baik. Indonesia juga dianggap memiliki kemampuan untuk pulih dengan cepat karena telah mengalami krisis keuangan cukup parah pada tahun 1997-1998 sehingga lebih baik dalam mengantisipasi krisis saat ini. IMD mengatakan bahwa,negara-negara seperti itu seringkali mampu untuk beradaptasi dan pulih pada masa sulit. Penjelasan lain adalah karena mereka telah mengalami krisi keuangan cukup parah dan krisis properti satu decade lalu dan jadi lebih waspada dalam kebijakannya.

      Stress test versi IMD merupakan analisis untuk mengukur sejauh mana Negara dapat melalui krisis dan memperbaiki daya saing pada masa depan. Analisis dengan cakupan survey 57 negara itu mengambil indikator proyeksi ekonomi,pemerintah,bisnis dan masyarakat sebagai basis penilaiannya. Dari empat faktor yang dinilai dalam stress test,daya tahan indonesia untuk indikator pemerintah berada di peringkat-26. Adapun indikator lain seperti proyeksi ekonomi,bisnis dan masyarakat masing-masing masuk ke posisi 33,36 dan 33.

sumber  :

https://furnituremebeljepara.co.id/duck-destroyer-apk/