Peranan Manusia Sebagai Makhuk Individu Yang Sosial

Peranan Manusia Sebagai Makhuk Individu Yang Sosial

Peranan Manusia Sebagai Makhuk Individu Yang Sosial

Peranan Manusia Sebagai Makhuk Individu Yang Sosial
Peranan Manusia Sebagai Makhuk Individu Yang Sosial

Makna Dalam Individu

Manusia adalah makhluk individu. Makhluk individu berarti makhluk yang tidak dapat dibagi atau dipisahkan antara jiwa dan raganya.

Para ahli psikologi modern menegaskan bahwa manusia merupakan suatu kesatuan jiwa raga yang kegiatan seluruh jiwa dan raganya  merupakan kesatuan keseluruhan.

Selain sebagai makhluk keseluruhan jiwa raga, manusia sebagai makhluk individu juga berarti tiap orang merupakan pribadi yang khas menurut corak kepribadiannya termasuk kelebihan dan kelemahannya.

Kenyataannya dalam kehidupan sehari-hari individu berkembang sesuai dengan ciri khas masing-masing walaupun didalam lingkungan yang sama persis.

Untuk menjadi individu yang mandiri, manusia harus mengalami proses-proses  dalam kehidupannya. Proses yang dilaluinya pertamam kali adalah proses  pergaulan di lingkungan keluarga. Karakter terbentuk dalam lingkungan keluarga secara bertahap melalui interaksi : etika, estetika, dan moral agama. Manusia semenjak dilahirkan membutuhkan proses pergaulan dengan orang disekitarnya untuk memenuhi kebutuhan lahir dan batinnya yang dapat membentuk dirinya kelak.

 

Makna Masyarakat

Masyarakat timbul dari kumpulan individu yang telah cukup lama hidup dan berkejasama.

Kelompok manusi ayang dimaksud,belum mengalami proses fundamental :

  • Adaptasi dan organisasi dari tingkah laku anggotanya.
  • Timbul perasaan berkelompok secara lambat laun atau bertahap.

Proses ini biasanya terjadi tanpa disadari oleh semua anggota kelompok dalam trial and error.

Pengertian masyarakat dalam arti luas adalah keseluruhan hubungan dalam hidup bersama tidak dibatasi oleh lingkungan,bangsa, dan sebagainya. Dalam arti sempit, sekelompok orang yang dibatasi aspek tertentu seperti territorial, bangsa, golongan dan sebagainya.

Dapat diambil kesimpulan bahwa masyarakat harus mempunyai syarat sebagai berikut:

  • Harus ada sekumpulan banyak  manusia
  • Bertempat tinggal disuatu tempat atau daerah tertentu dalam waktu yang sangat lama
  • Adanya aturan atau undang-undang yang dapat membatasi atau mengatur mereka sesuai dengan tujuan dan kepentingan bersama

Didalam hubungan sekelompok manusia yang paling penting adalah reaksi dari hungan tersebut, apakah mereka bisa menerima dan mentaati aturan tersebut atau tidak. Reaksi ini dapat membuat hubungan manusia bertambah luas.

 

Manusia sejak lahir mempunyai 2 hasrat atau keinginan yaitu:

Untuk menjadi satu dengan manusia lain di lingkungan sekitarnya yaitu masyarakat

Untuk menjadi satu dengan suasana sekelilingnya.

Untuk dapat menyesuaikan diri,manusia menggunakan pikiran, akal, dan logikanya untuk menghadapi hambatan hidup dan memenuhi kebutuhannya.

Faktor yang membuat manusia hidup berkelompok, yaitu:

  • Dorongan untuk memudahkan dalam mencari makan
  • Dorongan untuk mempertahankan diri dari ancaman luar dan beradaptasi dengan alam
  • Dorongan untuk mempertahankan jenisnya

Suatu himpunan manusia supaya merupakan kelompok sosial harus memenuhi syarat-syarat, antara lain:

  • Setiap anggota harus sadar bahwa ia merupakan bagian dari kelompoknya
  • Ada hubungan timbal antara anggotanya
  • Memiliki faktor yang sama seperti tujuan, kepentingan, kepercayaan atau ideologi, dan nasib yang sama

Jadi masyarakat dibentuk oleh individu yang beradab dalam keadaan sadar. Sedangkan untuk individu yang hilang ingatan, pikiran dan mental terganggu merupakan individu yang tidak dapat menjadi anggota masyarakat permanen melainkan hanya bergantung atau mengikat dirinya dengan individu lain.

 

Membentuk satu kesatuan dapat disebut individu sebagai anggota masyarakat.

Kita dapat membedakan antara individu sebagai perseorangan dan individu sebagai makhluk sosial. Individu perseorangan berarti individu tidak sedang berhubungan dengan individu lainnya atau memutuskan hubungannya dengan lingkungan sekitar khususnya masyarakat.

Individu sebagai makhluk sosial berarti individu tersebut sedang berhubungan dengan individu lain atau dengan lingkungan sekitarnya dalam hal ini masyarakat. Manusia dengan sadar menghubungkan tingkah laku dan perbuatannya dengan individu lain yang akhirnya terbentuklah suatu kelompok yang besar dan apabila kelompok tersebut berjalan dengan stabil maka itulah yang kita sebut dengan masyarakat.

Kita telah membedakan antara idividu menjadi individu perseorangan dan individu makhluk sosial,tetapi pada kodratnya manusia merupakan makhluk sosial bukan makhluk individual.

 

Sumber : https://dosen.co.id/