Pengertian Struma Nodosa Non Toksik

Pengertian Struma Nodosa Non Toksik

Struma nodosa non toksik adalah pembesaran kelenjar tyroid yang secara klinik teraba nodul satu atau lebih tanpa disertai tanda-tanda hypertiroidisme. (Sri Hartini, Ilmu Penyakit Dalam, jilid I, hal. 461, FKUI, 1987).

Struma nodosa adalah tumor atau pembesaran pada kelenjar tiroid. Biasanya dianggap membesar bila kelenjar tiroid lebih dari 2x ukuran normal. Pembesaran tiroid sangat bervariasi dari tidak terlihat sampai besar sekali dan mengadakan penekanan pada trakea, membuat dilatasi system vena kolateral. Pada dasarnya struma berdasarkan jumlah nodul ada dua yaitu : struma mononodosa non toksik dan struma multinodosa nan toksik, berdasarkan kemampuan menangkap iodium radioaktif, nodul dibedakan menjadi : nodul dingin, hangat, dan panas. Sedangkan berdasarkan konsistensinya, nodul dibedakan menjadi : nodul lunak, kistik, keras, dan sangat keras.

  1. Anatomi Kelenjar Tyroid

Kelenjar tyroid mempunyai dua lobus, struktur yang kaya vaskularisasi, lobus terletak di sebelah lateral trakea tepat dibawah laring dan dihubungkan dengan jembatan jaringan tiroid, yang disebut isthmus, yang terlentang pada permukaan anterior trakea. Secara mikroskopik, tiroid terutama terdiri atas folikel steroid, yang masing – masing menyimpan materi koloid di bagian pusatnya. Folikel memproduksi, menyimpan dan mensekresi kedua hormon utama T3 (triodotironin) dan T4 (tiroksin). Jika kelenjar secara aktif mengandung folikel yang besar, yang masing – masing mempunyai jumlah koloid yang disimpan dalam jumlah besar sel – selnya, sel – sel parafolikular mensekresi hormon kalsitonin. Hormon ini dan dua hormon lainnya mempengaruhi metabolisme kalsium.

sumber :

Ini Dia Keistimewaan Membeli Mobil Bekas Di Seva.Id