Maskot Elang Jawa Pilihan Mahasiswa

Maskot Elang Jawa Pilihan Mahasiswa

Maskot Elang Jawa Pilihan Mahasiswa

Maskot Elang Jawa Pilihan Mahasiswa
Maskot Elang Jawa Pilihan Mahasiswa

Memperingati dies natalis ke-10, himpunan mahasiswa program studi D-4 Komputer Multimedia

Stikom Surabaya mengadakan kegiatan bertajuk Glor10us Senin (8/5). Kegiatan yang dilaksanakan di selasar kampus Stikom Surabaya itu menyajikan berbagai stan bazar yang menampilkan produk-produk merchandise karya mahasiswa.

Beragam merchandise seperti gantungan kunci, T-shirt, gelas atau mug, tas, dan beberapa suvenir lain memiliki desain gambar yang sama. Yakni, tentang elang jawa.

Martin Putra, ketua panitia Glor10us, mengatakan bahwa elang jawa merupakan maskot baru untuk program studi D-4 Komputer Multimedia Stikom. ’’Namanya Tidi. Ini dari kata multimedia. Acara ini sekaligus launching maskot,’’ tuturnya.

Mahasiswa semester 4 D-4 komputer multimedia itu menjelaskan,

ide maskot tersebut dihimpun dari para mahasiswa. Panitia menyebar kuesioner kepada para mahasiswa agar memilih karakter yang tepat untuk dijadikan maskot. Dari beberapa pilihan maskot seperti merak, cheetah, rusa, dan elang jawa, mayoritas mahasiswa memilih elang jawa. ’’Dari situ lalu ada lomba untuk membuat bentuk karakternya,’’ ungkapnya.

Kaprodi D-4 Komputer Multimedia Stikom Surabaya Karsam menyatakan, dies natalies itu menjadi momen bagi prodi tersebut untuk melakukan rebranding. Karsam menyebutkan, jurusan komputer mulanya sangat diminati. Namun, seiring berkembangnya teknologi informasi, jurusan komputer menjadi suatu hal yang mainstream atau sudah biasa. ’’Makanya, perlu rebranding,’’ tegasnya.

Selain itu, kurikulum yang diajarkan semakin terspesifikasi. Karsam mengatakan, saat ini materi yang diajarkan di D-4 komputer multimedia mengarah pada kurikulum film dan televisi dengan peminatan animasi.

Menurut dia, peminatan animasi dipilih bukan tanpa alasan. Dari survei

yang dilakukan, kata Karsam, banyak perusahaan yang membutuhkan talenta muda di bidang animasi. Karena itu, pihaknya turut mempersiapkan para mahasiswa agar memiliki keahlian di bidang animasi. ’’Mulanya ada videografi interaktif dan game, sekarang film dan televisi dengan peminatan animasi,’’ paparnya. Hal itu, kata dia, menjadi langkah untuk mendukung program vokasi pemerintah. ’’Memenuhi kebutuhan pasar dengan keahlian dan keterampilan, bukan sekadar teori,’’ ungkapnya.

Terkait dengan elang jawa, Karsam menyebut maskot tersebut sudah tepat. Elang merupakan rajanya burung. Dia berharap prodi itu semakin dikenal. Dari lomba karakter elang jawa yang dilaksanakan mahasiswa, terkumpul 44 karakter elang jawa. ’’Lalu, diseleksi menjadi 10 karakter dan diseleksi lagi menjadi tiga karakter. Ini menjadi tim kreatif untuk penyempurnaan karakter elang jawa,’’ jelasnya.

 

Sumber :

https://en.gravatar.com/ojelhtcmandiri