Masa prakolonial (kerajaan)

Masa prakolonial (kerajaan)

Masa prakolonial (kerajaan)

Masa prakolonial (kerajaan)

    Pada masa prakolonial penyaluran tuntutan relatif rendah dan terpenuhi. Pemeliharaan nilai yang hidup dan berkembang sesuai penguasa saat itu. Kapabilitas Sumber Daya Alam memenuhi, Integrasi vertikal dari atas ke bawah, sedangkan integrasi horizontal hanya terjadi di level antar penguasa saja. Gaya politik tentu saja kerajaan sesuai betuk negaranya. Karena bentuk negara adalah kerajaan maka kepemimpinan negara berada di tangan raja, pangeran, atau silsilah keluarga kerajaan. Sedangkan untuk keterlibatan militer tentu saja sangat kuat karena pda masa itu adalah masa peperangan. Analisis terhadap stabilitas, ada saatnya stabil(saat tidak ada perang) dan tidak stabil(saat berperang). Semua aparat negara pada masa ini sangat loyal kepada kerajaan.[3]

  1. Masa Kolonial

    Zaman kolonial sebagai manifestasi bangkitnya kesadaran nasional. Dalam seausana itu semua organisasi, apakah ia bertujuan sosial (seperti Budi Utomo dan Muhammadiyah) atau terang-terangan menganut asas politik/agama (seperti sarekat Islam dan partai Katolik) atau asas politik sekuler (seperti PNI dan PKI). Pada tahun 1918 pihak Belanda mendirikan Volksraad yang berfungsi sebagai badan perwakilan.

    Kondisi masa dan cara kerja sistem politik pada masa penjajahan hamper sama dengan era kerajaan bahkam pelamggaran hak asasi manusia sering terjadi. Kekayaan dan sumber daya alam tidak dapat di nikmati oleh rakyat dan di kuasai sepenuhnya oleh pemerintah penjajah. Hal ini mengakibatkan hubungan antara pemerintah dan masyarakat tidak bisa berjalan dengan baik.

    Pusat kekuasaan pada masa kolonial berada ditangan penjajah dan kaum bangsawan atau elit politik yang diperalat oleh kolonial. Selain itu aparat yang bekerja pengabdiannya ditujukan kepada pihak penjajah. Sehingga kondisi politik tidak stabil dan sering terjadi pemberontakan.[4]

sumber :
https://lcs.co.id/shadow-saga-reborn-apk/