Komposisi Tulang

Komposisi Tulang

Secara umum komposisi tulang manusia terdiri dari :

2.4.1 Sel – Sel Tulang

Sel tulang berfungsi untuk mengatur metabolisme yang dapat memberikan reaksi terhadap rangsangan. Rangsangan tersebut diatur oleh reseptor sel yang terdapat pada membran sel maupun di dalam sel. Reseptor yang berada di membran sel mengikat rangsangan dari luar dan kemudian mengirimkan informasi tersebut ke dalam inti sel. Sedangkan reseptor yang berada di dalam sel dapat mengikat rangsangan seperti hormon steroid yang melewati membran sel dan masuk kedalam sel untuk memindahkan efektor ke inti. Sel tulang terdiri dari lima jenis, yaitu :

  1. Osteoblas merupakan sel – sel pembentuk sel tulang. Sel ini melakukan kegiatan sintesis dan sekresi mineral – mineral keseluruh subtansi dasar dan subtansi pada daerah yang memiliki kecepatan metabolisme yang tinggi.
  2. Osteosit merupakan sel yang terbentuk dari osteoblas yang akan membentuk tulang keras atau tulang sejati. Sel osteosit memelihara kesehatan tulang, menghasilkan enzim dan mengendalikan kandungan mineral dalam tulang juga mengontrol pelepasan kalsium dari tulang ke darah.
  3. Osteoklas merupakan sel tulang yang besar yang berfungsi menghancurkan jaringan tulang. Sel ini berperan penting dalam pertumbuhan tulang, penyembuhan dan pengaturan kembali bentuk tulang.
  4. Osteogenik merupakan sel yang berfungsi memberikan tanggapan terhadap trauma, seperti fraktura. Sel ini membentuk sel – sel baru sebagai pengganti sel yang rusak.
  5. Sel pelapis tulang dibentuk oleh osteoblas disepanjang permukaan tulang orang dewasa.Sel ini mengatur pergerakan kalsium dan fosfat dari dan kedalam tulang.

2.4.2 Mineral

Jaringan tulang di perkirakan mengandung 65% mineral bahan organis.Susunan utama dari mineral adalah kalsium posfat yang dikenal sebagai kristal kalsium hidroksiapatit.

2.4.3 Matriks Tulang

Matriks tulang merupakan bentuk organis tulang. Matrik tersusun dari serat – serat kolagen organik yang tertanam pada substansi dasar dan garam – garam anorganik tulang seperti posfor dan kalsium.

Sekitar 35% dari berat tulang kering mengandung 98% kolagen dan sisanya 2% terdiri dari protein non kolagen seperti osteonektin yang berfungsi mengikat kolagen dan osteokalsin yang berhubungan erat dengan fase mineralisasi tulang

baca juga :