Kasus Tewas Siswa SD di Sukabumi Buntut Pembiaran Bullying

Kasus Tewas Siswa SD di Sukabumi Buntut Pembiaran Bullying

Kasus Tewas Siswa SD di Sukabumi Buntut Pembiaran Bullying

Kasus Tewas Siswa SD di Sukabumi Buntut Pembiaran Bullying
Kasus Tewas Siswa SD di Sukabumi Buntut Pembiaran Bullying

Kasus tewasnya SR, siswa kelas II salah satu SDN di Longkewang, Desa Hegarmanah,

Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat masih diselidiki polisi.

SR diduga meninggal dunia setelah berkelahi dengan temannya. Akan tetapi pihak Dinas Pendidikan Sukabumi mengklaim SR meninggal karena sakit.

“Kepala Dinas bilang tak ada lebam. Tapi hasil temuan kami, korban terjatuh terduduk di lantai. Diduga ada pembiaran dari pihak sekolah,” kata Ketua Komnas PA Arist Merdeka Sirait, Rabu (9/8).

Arist mengungkapkan pihak sekolah diduga sudah lama mengetahui permusuhan

di antara siswa tersebut. Berawal dari bullying, menurut Arist hingga kini pihaknya masih menunggu hasil otopsi dari kepolisian.

“Investigasi kami kematian itu tak terjadi akibat sakit bawaan, karena diduga ada bullying sebelumnya. Sebab Dinas Pendidikan bilang tak ada lebam katanya. Bully itu tak harus fisik tapi bisa saling ejek,” katanya.

Namun pihaknya masih menunggu hasil penyelidikan dari Polres Sukabumi.

Dari mulai motif hingga berapa jumlah pelakunya. “Tunggu hasil otopsi. Kami masih menunggu bukti-bukti petunjuk polisi. Dari mulai motifnya lalu nanti kami berikan rekomendasi,” jelasnya.

SR meniggal dunia diduga setelah terlibat pertikain dengan temannya, Selasa (8/8). Saat ini peristiwa nahas tersebut menimpa sedang diselidiki jajaran Polres Sukabumi. Tak hanya dipukul, telinga SR disumbat menggunakan keripik, dan disiram dengan minuman ringan.

 

Sumber :

https://www.givology.org/~danuaji/blog/694053/