Jenis liberika dapat hidup baik di dataran rendah

Jenis liberika dapat hidup baik di dataran rendah

Jenis liberika dapat hidup baik di dataran rendah

Jenis liberika dapat hidup baik di dataran rendah

Curah hujan yang dibutuhkan tanaman kopi minimal dalam 1 tahun 1000-2000 mm. Kopi robusta menghendaki musim kemarau 3-4 bulan, tetapi pada waktu itu harus sering ada hujan yang cukup. Musim kemarau yang dikehendaki maksimal 1,5 bulan sebelum masa berbunga lebat, sedangkan masa kering sesudah berbunga lebat sedapat mungkin tidak melebihi 2 minggu. Pohon kopi tidak tahan terhadap angin yang kencang, lebih-lebih dimusim kemarau, karena angin ini akan mempertinggi penguapan air dipermukaan tanah dan juga dapat mematahkan pohon pelindung. Pohon pelindung yang dapat digunakan adalah lamtoro ataupun dadap.

Untuk mengurangi hal-hal tersebut di tepi-tepi kebun ditanam pohon penahan angin. Tanaman kopi menghendaki tanah yang baik untuk pertumbuhan, yaitu banyak mengandung bahan organik, struktur tanah  yang baik dan gembur, lapisan olah tanah cukup dalam, kemasaman tanah (pH) 5,5-6,5 %, tata udara dan air tanah baik (drainase).

Faktor-faktor curah hujan, pemupukan dan pelaksanaan pemangkasan adalah erat hubungannya dengan kemampuan menghasilkan daripada tanaman kopi. Pengaturan naungan ditujukkan terutama untuk  memberi cukup cahaya matahari. Pada kopi robusta batang ganda menunjukkan bahwa pembukaan naungan berpengaruh baik terhadap pertumbuhan tanaman dan produktivitas panen pertama. Dalam pemeliharaan tanaman ini yang perlu diperhatikan adalah membersihkan rumput, pengolahan tanah, perbaikan terras dan pupuk.

Dalam pemeliharaan tanaman kopi perlu disiangi setiap 3 bulan sekali. Sedangkan jenis pupuk yang dibutuhkan untuk tanaman kopi adalah jenis pupuk yang mengandung unsur hara N, P, dan K.

Waktu pemupukan adalah pada awal musim hujan yang diberikan setengah dosis nitrogen (N), satu dosi P2O5 dan satu dosis K2O, diberikan pada akhir musim hujan                     Tanaman kopi (coffea. sp) yang ditanam di perkebunan rakyat pada umumnya adalah kopi jenis Arabica (Coffea Arabica), Robusta (Coffea Canephora), Liberika (Coffea liberica) dan hibrida (hasil persilangan antara 2 varietas kopi unggul). Beberapa klon kopi unggul, khususnya untuk kopi arabika telah disebarkan luaskan di sentra-sentra penghasil kopi. Klon-klon tersebut antara lain adalah Kartika 1 dan 3 , USDA 762, lini S 795, $ 1934 dari India dan hibrido de timor dari Timor-Timur. Kedua klon yang terakhir masih dikembangkan di Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Jember. Sedangkan untuk jenis robusta, klon-klon unggul yang telah dikembangkan antara lain adalah BP 409, BP 358, SA 237, BP 234, BP 42 dan BP 288.

sumber :
https://pss-sleman.co.id/seva-mobil-bekas/