Jenis-jenis  evaluasi kurikulum

Jenis-jenis  evaluasi kurikulum

Evaluasi merupakan komponen untuk melihat efektivitas pencapaian tujuan dalam konteks kurikulum, evaluasi dapat berfungsi untuk mengetahui apakah tujuan yang didtetapkan telah tercapai atau belum dan digunakan sebagai umpan balik dalam perbaikan strategi yang ditetapkan. Dengan evaluasi dapat diperoleh informasi yang akurat tentang pelaksanaan pembelajaran, keberhasilan siswa, guru dan proses pembelajaran.

Jenis evaluasi kurikulum yang di kelompokkan berdasarkan karakteristik evaluasi terdiri atas:

1)      Evaluasi konteks adalah evaluasi terhadap lingkungan di mana, kurikulum tersebut di kembangkan dan akan dilaksanakan. Konteks adalah lingkungan sosial, ekonomi, budaya, seni, politik, pelaksanaan kehidupan beragama, teknologi, fisik yang sebagaimana adanya.

2)      Evaluasi dokumen berupa sumber data yang digunakan dokumen di sini adalah suatu produk rekayasa dan sumber informasi untuk evaluasi dokumen adalah orang yang terlibat dalam proses pelaksanaan secara aktif dan memiliki kesempatan mempengaruhi kurikulum.

3)      Evaluasi proses  berupa evaluasi yang berkenaan dengan aktivitas yang di lakukan secara terjadwal dan tidak terjadwal di mana komunikasi dan interaksi yang berbeda terjadi antara berbagai pihak yang terlibat dalam proses.

4)      Evaluasi produk/hasil  memilki karakteristik khas dimana fokus evaluasi dimunculkan dalam berbagai bentuk hasil belajar yang dimiliki peserta didik. Dari evaluasi proses diharapakan dapat membantu pimpinan proyek atau guru untuk membuat keputusan yang berkenaan dengan kelanjutan , akhir, dan modifikasi program. Hasil belajar tersebut dapat berbentuk sesuatu yang terlihat mata tetapi banyak juga tidak terlihat dan memerlukan alat tertentu untuk mengenalnya. Hasil belajar tersebut ada yang bersifat berubah terus  ke jenjang kompleksitas yang lebih tinggi, lebih baik, dan lebih diinginkan oleh kurikulum.

sumber :

https://www.dosenmatematika.co.id/gb-whatsapp-apk/