Ilmu Cara Memancing

Ilmu Cara Memancing

Ilmu Cara Memancing

Ilmu Cara Memancing
Ilmu Cara Memancing

Di tepi sebuah sungai, tampak beberapa orang yang sedang memancing.

Di antara para pemancing itu, ada dua orang yang terkenal karena kepandaiannya memancing dan dikagumi oleh pemancing lain.

Suatu hari, ada sekelompok pemuda mendatangi mereka untuk berguru ilmu memancing. Saat mendengar maksud dan tujuan para pemuda itu, diam-diam pemancing pertama pergi menghindar sambil menggerutu, “Enak saja mereka mau berguru kepadaku. Ilmuku ini tidak akan kubagikan percuma kepada siapapun karena tidak ada untungnya juga bagiku. Lebih baik kumanfaatkan waktuku sebaik-baiknya untuk mendapatkan ikan sebanyak-banyaknya.”

 

Sedangkan pemancing kedua

dengan ramah ia membalas sapaan para pemuda itu. “Kalian ingin belajar memancing? Bapak dengan senang hati akan mengajari kalian caramya.”

 

Wktupun kian berlalu.

Berhari-hari kemudian, dengan tekun dan gembira masing-masing anak muda itu mempelajari teknik-teknik memancing, mencari, memasang umpan di mata kail, dan lain-lain.

Karena gembira dengan pencapaian mereka sekarang, para anak muda itupun membuat suatu kesepakatan, setiap sepuluh ikan hasil tangkapan mereka, akan disisihkan seekor untuk diberikan kepada pemacing kedua sebagai tanda ungkapan terima kasih mereka atas ilmu yang sudah diajarkan.

Sejak saat itu, berkat kebaikan dan kemurahan hati si pemancing kedua membagikan ilmunya kepada orang lain, maka si pemancing itupun tidak perlu lagi memancing ikan setiap hari untuk memenuhi kebutuhannya. Hasil tangkapan yang disisihkan oleh para pemuda yang sudah ia bimbing bisa menunjang kehidupannya di sepanjang sisa hidupnya.

Sedangkan si pemancing pertama, sepanjang hidupnya harus tetap melakukan pekerjaan rutinnya setiap hari, karena tanpa tetap memancing dia tidak bisa menghidupi dirinya.

 

 

Kawan, Berbahagialah bagi mereka

yang mau memberi tapi tidak pernah mengharapkan balasan. Sesungguhnya hukum alam selalu memberi imbalan atas setiap perbuatan baik tanpa perlu kita memintanya. Maka pada saat kita mempunyai kesempatan untuk memberi, berilah! Karena dari sisi lain kita pasti akan mendapatkan sesuatu, bahkan mungkin diluar dugaan kita.

Seperti nyala api sebuah lilin, walaupun memberikan api kepada lilin-lilin yang lain, sinarnya tidak akan berkurang. Bahkan disaat sumbu lilin-lilin yang lain menempel padanya, apinyapun akan menyala jauh lebih terang. Ternyata dengan kita memberi, sedikitpun tidak ada yang akan berkurang dari yang kita milikki. Teruslah Belajar dan Berbagi Tiada Henti…

Baca Juga :