Hukum Melihat Calon Pasangan

Hukum Melihat Calon Pasangan

Hukum Melihat Calon Pasangan

Hukum Melihat Calon Pasangan

  1. Hukum Melihat

Bagi Laki-laki agar menahan atau membatasi pandangannya kepada wanita yang bukan mahramnya.

Dasanya adalah firman Allah SWT :

قُل لِلْمُؤْمِنِينَ يَغُضُّوا مِنْ أَبْصَارِهِمْ

Katakanlah kepada orang-orang yang beriman bahwa haruslah mereka menahan pandangannya. (QS. An-Nur : 30).[5]

Namun dalam konteks seseorang yang ingin menikah, maka memandang yang seharusnya dihindari justru malah disunahkan.[6] Ada banyak dalil yang menjadi dasar atas perlunya melihat calon istri atau calon suami. Di antara dalil-dalil itu misalnya :

حدثنا مسدد حدثنا عبد الواحد بن زياد حدثنا محمد بن إسحاق عن داود بن حصين عن واقد بن عبد الرحمن – يعنى ابن سعد بن معاذ – عن جابر بن عبد الله قال قال رسول الله -صلى الله عليه وسلم- « إذا خطب أحدكم المرأة فإن استطاع أن ينظر إلى ما يدعوه إلى نكاحها فليفعل ». قال فخطبت جارية فكنت أتخبأ لها حتى رأيت منها ما دعانى إلى نكاحها وتزوجها فتزوجتها.

Diriwayatkan oleh Jabir bin Abdullah, dia berkata, “Rasulullah Ṣalla Allah ‘Alayhi wa Sallam, bersabda, ‘Jika salah seorang dari kamu meminang seorang wanita, jika ia bisa melihat sesuatu yang dapat membuatnya menikahinya, maka lihatlah.'” Jabir berkata lagi, “Maka aku meminang seorang wanita, kemudian aku bersembunyi di sebuah tempat, sehingga aku dapat melihatnya, sehingga membuatku ingin menikahinya, maka setelah itu aku menikahinya.(HR Sunan Abi Daud).[7]

Pada dasarnya sebelum terjadinya pernikahan, disunnahkan bagi masing-masing calon pengantin, baik calon suami atau calon istri, untuk sama-sama saling melihat bentuk fisik calon pasangan hidupnya seperti penjelasan hadits di atas.

b.    Batas Yang Boleh Dilihat

Meskipun syariat Islam mengajurkan melihat calon pasangan masing-masing, namun tetap saja ada batasan mana yang boleh dilihat dan mana yang tidak boleh dilihat. Seperti halnya seseorang yang belum melakukan khitbah.

حدثنا محمد بن عبد الله بن الميمون حدثنا الوليد عن الأوزاعى عن عمرو بن شعيب عن أبيه عن جده عن النبى -صلى الله عليه وسلم- قال « إذا زوج أحدكم عبده أمته فلا ينظر إلى عورتها »

            Hadits ini diriwayatkan dari Muhammad bin Abdullah bin Maimun, diriwayatkan dari Walid dari Auza’i dari Amr bin Su’aib dari Ayahnya dari Kakeknya dari Rasulullah, Rasulullah bersabda: Jika kamu ingin menikahkan budak Laki-lakimu dengan budak Perempuanmu, maka janganlah kamu melihat kepada aurat budak perempuanmu.(HR Sunan Abi Daud

sumber :

Battlestation Harbinger 2.0.3 Apk + Mod Money