Dinkes Ponorogo Tekan Jumlah Anemia, Ini Tujuannya

Dinkes Ponorogo Tekan Jumlah Anemia, Ini Tujuannya

Dinkes Ponorogo Tekan Jumlah Anemia, Ini Tujuannya

Dinkes Ponorogo Tekan Jumlah Anemia, Ini Tujuannya
Dinkes Ponorogo Tekan Jumlah Anemia, Ini Tujuannya

Dinas Kesehatan (Dinkes) Ponorogo berusaha menekan anemia pada remaja perempuan

. Yakni melalui program pemberian tablet tambah darah. Pemerintah pusat pun menekankan bahwa anemia menjadi salah satu prioritas penanganan.

Oleh sebab itu, Dinkes Ponorogo mendapat jatah puluhan ribu tablet tambah darah dari pemerintah pusat terkait program tersebut. “Mencegah anemia dengan pemberian tablet tambah darah, sejalan dengan upaya Pemkab untuk mengentaskan stunting,” kata Kepala Dinkes Ponorogo drg. Rahayu Kusdarini, Kamis (22/8/2019).

Mengapa stunting? Irin, sapaan akrabnya mengungkapkan, perempuan yang kekurangan darah

, rentan mengalami gangguan kesehatan pada janin. Sehingga meningkatkan resiko stunting terhadap bayi yang dikandungnya. Sasaran program tersebut, kata mantan kepala Puskesmas Kauman, adalah remaja putri dikisaran usia 12-18 tahun.
Baca Juga:

Stunting Terjadi Bukan Hanya dari Keluarga Miskin
Pendampingan Pengelolaan Pangan di Rumah Tangga Efektif Kurangi Stunting
Gandeng PKK, Banyuwangi Sepakat Perangi Stunting
GenBest Cegah Peningkatan Jumlah Penderita Stunting di Kediri Melalui Kesadaran Kaum Milenial
Atasi Stunting, Pemkab Kediri Segera Bentuk Payung Hukum KPM

Di Ponorogo jumlah remaja putri di rentang usia tersebut 44.536 orang. “Jadi program ini mempersiapkan remaja putri untuk menjadi ibu yang sehat. Kalau ibu sehat, anaknya juga sehat dan itu akan menekan angka stunting,” katanya.

Irin menambahkan dampak negatif jangka pendek dari anemia, remaja sekarangkan sangat menjaga berat badan

tubuhnya supaya tetap ideal dengan diet. Nah biasanya, saat diet ini pola makan mereka terganggu. Sehingga berpotensi membuat asupan nutrisi mereka berkurang dan berpotensi menyebabkan anemia.

“Jadi imbas dari anemia ini cukup banyak, maka dari itu kami perangi dengan pemberian tablet tambah darah,” pungkasnya.

 

Baca Juga :