Deklarasi Hari Anti Narkotika Internasional

Deklarasi Hari Anti Narkotika Internasional

Deklarasi Hari Anti Narkotika Internasional

 

Deklarasi Hari Anti Narkotika Internasional

Penjabat (Pj)  Gubernur Jawa Barat, Moh

Iriawan memimpin apel pagi dalam rangka Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2018 di Halaman Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Senin 30 Juli 2018.  Dalam kesempatan tersebut Iriawan juga membacakan deklarasi Anti Narkoba.

Deklarasi Anti Narkotika yang dihadiri oleh tokoh agama

BNN Provinsi Jawa Barat, Aparatur Sipil Negara (ASN) dan ratusan siswa-sisiwi SMA, SMK se-Kota Bandung tersebut dilakukan untuk memerangi bahaya narkotika bagi generasi muda.

“Saya berharap generasi muda Indonesia, bisa terus memerangi Narkotika. Kita tidak boleh kalah dengan Narkotika. Narkotika adalah barang haram, dan musuh kita bersama,” jelasnya.

SMAN 3, SMAN 5, SMAN 1, dan SMKN 2 Kota Bandung

Ratusan pelajar dari SMAN 3, SMAN 5, SMAN 1, dan SMKN 2 Kota Bandung turut mewakili pelajar di Jawa Barat mengikuti upacara memperingati HANI 2018. Mereka juga ikut membacakan deklarasi secara bersama-sama. Usai membacakan Deklarasi, para pelajar bersama Iriawan  menandatangani Deklarasi Anti Narkotika Internasional 2018, di Spanduk sepanjang 25 meter.

“Peringatan HANI ini sangat penting, karena kita agar sadar dan makin melek tentang bahayanya narkotika, generasi muda Indonesia semuanya harus bisa melawan narkotika” ujar Meisya Siswi SMAN 5 Kota Bandung.

Menurut siswa SMAN 3 Kota Bandung Satrio

untuk memerangi dan melawan narkoba, bisa dimulai dari hal kecil, seperti mengikuti kegiatan positif, jangan salah pergaulan, dan selalu rajin mendengarkan nasihat.

Acara Hani 2018 tersebut turut memperlihatkan para tersangka kasus Narkotika, dengan tujuan agar para pelajar dan masyarakat umum mengetahui bahaya narkotika. Iriawan beserta tokok masyarakat diakhir acara, turut bergabung memusnahkan Narkotika ke dalam mesin penghancur narkotika milik BNN.

 

Artikel Terkait: