CONTOH-CONTOH PERJANJIAN INTERNASIONAL

CONTOH-CONTOH PERJANJIAN INTERNASIONAL

CONTOH-CONTOH PERJANJIAN INTERNASIONAL

CONTOH-CONTOH PERJANJIAN INTERNASIONAL

Ada beberapa contoh perjanjian internasional dari beberapa negara di antaranya adalah :

1. KONVENSI JENEWA

Konvensi Jenewa adalah sebuah perjanjian internasional yang berisi larangan dalam penggunaan senjata biologis dan gas beracun dalam perang. Larangan inilah yang membentuk dasar bagi Konvensi Senjata Biologis dan Kimia.

2. KONVENSI SENJATA BIOLOGIS DAN KIMIA

Konvensi Senjata Biologis dan Kimia merupakan sebuah perjanjian internasional yang isinya melarang pengembangan, penimbunan, akuisisi, retensi, dan produksi agen biologis dan racun dalam jumlah banyak.

Penggunanan itu dilarang untuk tujuan profilaksis, perlindungan atau tujuan selain perdamaian.
Apapun senjata, peralatan, dan kendaraan yang dirancang dengan bahan-bahan kimia yang beracun dengan tujuan untuk permusuhan atau digunakan dalam konflik bersenjata, maka hal itu dilarang.

3. RESOLUSI DEWAN KEAMANAN PBB 1540 (UNSCR 1540)

UNSCR 1540 berisi kewajiban pada semua Negara Anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk menegakkan langkah-langkah efektif terhadap senjata kimia, nuklir atau biologi yang diproduksi dan dikirim oleh negara non anggota PBB. Perjanjian ini juga berisi tentang langkah-langkah yang untuk mencegah proliferasi senjata kimia, nuklir, atau biologis.

4. KONVENSI SENJATA KIMIA (CWC)

Konvensi Senjata Kimia adalah sebuah perjanjian internasional yang berisi melarang pengembangan, produksi, akuisisi, penimbunan, dan transfer senjata kimia, termasuk beberapa racun biologis.

5. PERATURAN KESEHATAN INTERNASIONAL ATAU INTERNATIONAL HEALTH REGULATIONS (IHR (2005)

IHR (2005) adalah perjanjian internasional antara 194 negara dan Organisasi Kesehatan Dunia untuk memantau, melaporkan, dan menanggapi setiap peristiwa yang dapat menimbulkan ancaman bagi kesehatan masyarakat internasional.

Tujuan dari IHR (2005) adalah untuk mencegah, melindungi, mengendalikan dan memberikan respons kesehatan masyarakat terhadap penyebaran penyakit internasional dengan cara yang sesuai. Tujuan ini berupaya untuk mencegah risiko kesehatan masyarakat lebih menyebar dan menghindari gangguan yang tidak diinginkan.

6. KONVENSI PERLINDUNGAN TANAMAN INTERNASIONAL INTERNATIONAL PLANT PROTECTION CONVENTION (IPPC)

IPPC adalah perjanjian internasional yang berkaitan dengan pencegahan masuk dan tersebarnya hama ke tanaman dan produk tanaman. IPPC telah mengembangkan pedoman phytosanitary dan berfungsi sebagai pusat pelaporan serta sumber informasi. Tujuh organisasi phytosanitary regional telah didirikan di bawah payung IPPC.

Organisasi Perlindungan Tanaman Amerika Utara (NAPPO), misalnya, terdiri dari AS, Kanada, dan Meksiko, yang berpartisipasi melalui APHIS, Badan Inspeksi Makanan Kanada (CFIA), dan Direktorat Kesehatan Tanaman, masing-masing.

Organisasi Perlindungan Tanaman Eropa dan Mediterania (EPPO) adalah organisasi antar pemerintah, juga di bawah IPPC, yang bertanggung jawab atas kerja sama perlindungan tanaman di antara 50 negara di kawasan Eropa dan Mediterania.

7. INISIATIF KEAMANAN PROLIFERASI PROLIFERATION SECURITY INITIATIVE (PSI)

PSI adalah upaya global yang bertujuan untuk menghentikan perdagangan senjata untuk bisa musnah mulai dari sistem pengirimannya hingga bahan-bahan terkait ke negara-negara yang menjadi perhatian proliferasi. Perjanjian ini diluncurkan pada tanggal 31 Mei 2003.


Sumber: https://mansionpromo.co.id/feist-apk/