Cara Mengurangi Kecemasan

Cara Mengurangi Kecemasan

Cara Mengurangi Kecemasan

Cara Mengurangi Kecemasan
Cara Mengurangi Kecemasan

Berikut ini akan dipaparkan cara mengurangi kecemasan yang mungkin membantu kita semua dalam mengurangi kecemasan yaitu :

1.   mengumpulkan fakta.

Mengapa ini penting? Sebab jika kita tidak mempunyai fakta kita bahkan tidak akan pernah bisa mencoba memecahkan masalah kita dengan cerdas. Tanpa fakta, kita hanya akan berputar-putar dalam kebingungan. Inilah pendapat Herbert Hawkes, Dekan Columbia College, selama 20 tahun. Ia telah membantu dua ratus ribu mahasiswa memecahkan masalah keceemasan mereka. Ia berkata: “kebingungan adalah penyebab utama kecemasan”. Itulah sebabnya hampir semua pasien saya mengatakan cemas karena bingung dan semuanya benar-benar tidak tahu apa penyebab kecemasannya itu.

Separuh kecemasan di dunia timbul karena orang berusaha membuat sebuah keputusan sebelum mereka memiliki pengetahuan yang cukup untuk dijadikan dasar keputusan mereka. “Misalnya” Hawkes berkata: “Jika saya mempunyai masalah yang harus saya hadapi pada jam 10.00 Senin depan, saya menolak membuat keputusan apapun tentang hal itu hingga Senin depan tiba.

 

Selama waktu itu saya akan berkonsentrasi

mengumpulkan semua fakta yang berhubungan dengan masalah itu. Saya tidak merasa cemas. Saya tidak merasa sengsara karena masalah saya. Saya tidak kehilangan waktu tidur saya. Saya hanya berkonsentrasi mengumpulkan fakta. Dan bila hari Senin tiba, jika saya sudah mempunyai seluruh faktanya, masalah yang saya hadapi biasanya sudah terpecahkan sendiri!”.

Apakah dengan begitu ia telah berhasil menyingkirkan semua masalah kecemasan? “Ya”, ia berkata, “ saya fikir dengan jujur bisa berkata kalau hidup saya sekarang benar-benar bebas dari rasa cemas. Saya telah menemukan, bahwa bila seseorang mau meluangkan waktunya untuk mengumpulkan fakta secara menyeluruh dengan cara yang obyektif, masalah kecemasannya biasanya akan menguap dihadapan cahaya pengetahuan.”

Pasien-pasien saya untuk gangguan cemas menyeluruh, bila saya tanya apakah penyebab kecemasannya yang terus menerus itu, hampir semuanya pasti menjawab tidak tahu penyebabnya itu. Bangun tidur pagi hari mereka sudah langsung cemas dengan aneka ragam gejala seperti diatas. Hal ini disebabkan mereka tidak pernah mengumpulkan data dalam hidupnya, dan menganalisa data-data itu.

2.   Ikhlas dan rileks

Tidak perlu kuatir dan santai saja. Jika anda cukup iman maka dengan berdoa, sholat yang khusyu’ dan yakin akan ketetapan-ketetapan Allah SWT atas diri manusia dan makhluk-makhluknya maka dapat membantu diri anda untuk ikhlas dan rileks. Hal ini akan sangat membantu meredakan kecemasan dibandingkan obat-obat penenang atau anti depressan yang justru setelah pemakaian sekian lama sama saja dengan meracuni tubuh anda sendiri.

Keyakinan terhadap Allah SWT (atau sebutan Tuhan bagi agama non-muslim) haruslah seyakin keyakinan anda bahwa bumi itu bulat atau ikan hidupnya di air. Pernyataan saya ini berarti bahwa jangan ada sedikitpun keraguan terhadap Allah SWT.

Cara lain adalah

dengan membiasakan diri duduk tenang sebelum memulai hari anda, lakukan affirmasi positif atau doa di pagi hari. Dapat pula anda lakukan meditasi ringan di tempat yang anda merasa nyaman dengan cara memperhatikan ritme nafas anda. Hal ini untuk membiasakan diri anda berfikir rileks.

Kemudian anda pahami bahwa setiap masalah hanyalah peristiwa. Peristiwa adalah kejadian netral yang memang harus terjadi sesuai ketetapan dari Allah SWT. Kejadian tersebut bermakna positif maupun negatif adalah pelabelan oleh persepsi kita terhadap kejadian tersebut. Secara cerdas, anda dapat memperluas peta persepsi anda dengan memaknai setiap peristiwa/masalah secara positif. Katakanlah “ambil hikmah. dari setiap kejadian” atau “pandang dari sisi positifnya saja”. Jika tidak, maka emosi yang intens akan melekat pada peristiwa tersebut yang kemudian justru akan membebani pikiran anda sendiri.

Sumber : https://pendidikan.co.id/