Cara Menanggulangi Pencemaran Lingkungan

Cara Menanggulangi Pencemaran Lingkungan

Cara Menanggulangi Pencemaran Lingkungan

Cara Menanggulangi Pencemaran Lingkungan

Limbah Industri.

  1. Membangun industri jauh dari pemukiman / perkotaan.
  2. Setiap pabrik harus mempunyai.
  3. Limbah organic dari makanan dapat diproses menjadi bahan yang berguna.

Contoh : 1. Limbah industr tahu, diolah menjadi makanan ternak.

  1. Limbah industri gula, diolah menjadi bahan bakal.

Limbah Rumah Tangga.

  1. Limbah cair dialirkan ke bak penampungan, dengan tujuan :
  • Mencegah terjadinya pencemaran air untuk rumah.
  • Mencegah terjadinya pencemaran tanah.
  • Menghindari baud an pemandangan yang tidak sedap.
  1. Sampah plastic, kaleng, dan karet dapat didaur ulang menjadi peralatan yang berguna.
  2. Sampah organic diolah menjadi pupuk kompos.
  3. Sampah dibuang di tempat yang lebih rendah dan ditimbun dengan tanah.

Limbah Pertanian.

  1. a)Tidak menggunakan pupuk pertanian secara berlebihan.
  2. b)Pengawasan terhadap penggunaan jenis – jenis pestisida.
  3. c)Membuat pupuk kompos dengan bahan sisa panen.
  1. Pencemaran Udara.
  2. a)Mengurangi bahan bakar minyak, batu bara.
  3. b)Menggunakan penyaring pada cerobong asap.
  4. c)Menggunakan bahan bakar alternatif.
  5. d)Mencegah penebangan / pembakaran hutan.
  6. e)Membangun taman kota dengan tanaman anti polutan.
  7. f)Pengendalian pembangunan rumah kaca.
  8. g)Mengadakan uji emisi asap kendaraan bermotor.
  1. Pencemaran Air.
  2. a)Memelihara Daerah Aliran Sungai (DAS).
  3. b)Netralisasi zat kimia.
  4. Adanya tindakan tegas terhadap pelaku pencemaran lingkungan.
  5. Meningkatkan kesadaran terhadap masyarakat akan arti pentingnya lingkungan hidup.

Akibat Pencemaran Lingkungan

  1. Pemekatan hayati.
  2. Keracunan dan penyakit.
  3. Punahnya species.
  4. Peledakan hama.
  5. Terganggunya keseimbangan lingkungan.
  6. Kesuburan tanah berkurang.
  7. Terjadinya hujan asam.

Hujan asam dapat disebabkan oleh adanya senyawa nitrogen oksigen (NOx) dan sulfur oksida (Sox). Kedua senyawa tersebut mudah larut dalam air membentuk senyawa asam. Bila senyawa asam terbentuk di atmosfer, maka menyebabkan pH air hujan terlalu tinggi. Akibat hujan asam :

  1. Pepohonan akan mati, rusaknya jaringan tumbuhan.
  2. Mengakibatkan iritasi saluran pernapasan.
  3. Mengganggu kehidupan ekosistem air.
  4. Tanah menjadi tandus, pertumbuhan tanaman terganggu.
  5. Penipisan lapisan ozon.

Penipisan lapisan ozon diakibatkan oleh adanya CFC di udara. Partikel ozon akan terikat oleh senyawa klor dari CFC, sehingga terjadi lubang ozon.

Akibat menipisnya lapisan ozon :

  1. Intensitas sinar ultraviolet ke bumi meningkat.
  2. Meningkatkan suhu bumi.
  3. Naiknya permukaan laut.
  4. Mengancam kesehatan mahluk hidup di bumi.
  1. Efek rumah kaca.

Efek rumah kaca disebabkan oleh adanya gas yang mampu memberikan efek rumah kaca. Gas rumah kaca terdiri dari CO2, nitrogen oksida, uap air, maupun CFC. Efek rumah kaca mampu menyerap sinar infra merah yaitu sinar panas. Sinar yang dipantulkan ke bumi akan diserap efek rumah kaca (CO2). Panas diradiasikan ke bumi sehingga menaikkan suhu permukaan bumi (pemanasan global)


Sumber:

https://works.bepress.com/m-lukito/7/