Berita Cina

Table of Contents

 Berita Cina

Berita keberadaan Ho-ling juga dapat diperoleh dari berita yang berasal dari zaman Dinasti Tang dan catatan I-Tsing.

Catatan dari zaman Dinasti Tang

Cerita Cina pada zaman Dinasti Tang (618 M – 906 M) memberikan tentang keterangan Ho-ling sebagai berikut:

  1. Ho-ling atau disebut Jawa terletak di Lautan Selatan. Di sebelah timurnya terletak Pulau Bali dan di sebelah barat terletak Pulau Sumatera.
  2. Ibukota Ho-ling dikelilingi oleh tembok yang terbuat dari tonggak kayu.
  3. Raja tinggal di suatu bangunan besar bertingkat, beratap daun palem, dan singgasananya terbuat dari gading.
  4. Penduduk Kerajaan Ho-ling sudah pandai membuat minuman keras dari bunga kelapa
  5. Daerah Ho-ling menghasilkan kulit penyu, emas, perak, cula badak dan gading gajah.
  6.      Catatan dari berita Cina ini juga menyebutkan bahwa sejak tahun 674, rakyat Ho-ling diperintah oleh Ratu Sima (Simo). Ia adalah seorang ratuyang sangat adil dan bijaksana. Pada masa pemerintahannya Kerajaan Ho-ling sangat aman dan tentram.
  1. Perkembangan Kerajaan Kalingga
  1. Kondisi Sosial

Kehidupan sosial masyarakat Kerajaan Holing sudah teratur rapi. Hal ini disebabkan karena sistem pemerintahan yang keras dari Ratu Sima. Di samping sangat adil dan bijaksana dalam memutuskan suatu masalah. Rakyat sangat menghormati dan mentaati segala keputusan Ratu Sima. Ratu sima tidak pernah memihak dalam sosialnya ia hanya membina dan sebagai penguasa kerajaan. Karena sifat Ratu Sima yang sangat keras ia langsung membanggun lembaga masyarakat yang sudah jelas fungsi dan tugasnya. Ratu Sima mendirikan lembaga masyarakat untuk membantu dirinnya dalam mengatasi rakyatnya. Lembaga yang sudah terbentuk sudah memberlakukan sistem perundang-undangan. Beliau telah membuat dan menyusun perundang-undang yang sempurna dengan dibantu lembaga masyarakat. Hadirnya sistem perundang-undangan tersebut berjalan dengan baik

  1. Bidang  Ekonomi

Kehidupan perekonomian masyarakat Kerajaan Holing berkembang pesat. Masyarakat Kerajaan Holing telah mengenal hubungan perdagangan. Mereka menjalin hubungan perdagangan pada suatu tempat yang disebut dengan pasar. Pada pasar itu, mereka mengadakan hubungan perdagangan dengan teratur. Kegiatan ekonomi masyarakat lainnya diantaranya bercocok tanam, menghasilkan kulit penyu, emas, perak, cula badak dan gading. Di Holing ada sumber air asin yang dimanfaatkan untuk membuat garam. Hidup rakyat Holing tenteram, karena tidak ada kejahatan dan kebohongan. Berkat kondisi itu rakyat Ho-ling sangat memperhatikan pendidikan. Buktinya rakyat Ho-ling sudah mengenal tulisan, selain tulisan masyarakat Ho-ling juga telah mengenal Ilmu perbintangan dan dimanfaatkan dalam bercocok tanam. Rakyat dari kerajaan tersebut hidupnya makmur dari hasil bercocok tanam serta mempunyai sumber air asin. Hidup mereka tenteram, karena tidak ada kejahatan dan kebohongan. Ilmu perbintangan sudah dikenal dan dimanfaat dalam bercocok tanam.

baca juga :