Banyak Keluhan, Disdik Kota Bogor Siap Benahi Sistem Manajerial SDN Tansa 04

Banyak Keluhan, Disdik Kota Bogor Siap Benahi Sistem Manajerial SDN Tansa 04

Banyak Keluhan, Disdik Kota Bogor Siap Benahi Sistem Manajerial SDN Tansa 04

Banyak Keluhan, Disdik Kota Bogor Siap Benahi Sistem Manajerial SDN Tansa 04
Banyak Keluhan, Disdik Kota Bogor Siap Benahi Sistem Manajerial SDN Tansa 04

Menindaklanjuti banyaknya keluhan masyarakat, Dinas Pendidikan (Disdik)

Kota Bogor melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke SDN Tanahsareal 04, Senin (29/10/2018).

Sebelumnya, banyaknya keluhan soal kualitas manajerial sekolah, yang berada di Jalan Merah Delima 1 No 3, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor tersebut.

Sidak yang dipimpin langsung Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor, Fahrudin beserta jajaran bidang pembinaan Sekolah Dasar (SD) ini langsung mengobservasi sarpras di sekitar lingkungan sekolah.

“Banyak hal yang perlu dibenahi di sekolah ini. Mulai dari penataan sarpras,

manajemen guru serta kepegawaiannya. Sehingga kami melaksanakan kegiatan sidak ini,” kata lelaki yang biasa disapa Fahmi ini.

Dikatakan Fahmi, pihaknya menekankan isu keluhan manajerial yang ada di SDN Tanah Sareal 04. Oleh sebab itu pihaknya berupaya melakukan perbaikan kualitas SDM dalam waktu dekat.

Langkah yang pihaknya akan tempuh melalui pembinaan, baik guru, kepsek hingga menyeluruh kepada sarprasnya. “Ini demi terciptanya pemenuhan delapan standar pendidikan nasional,” paparnya.

Selain itu, lanjut Fahmi, menyusul terjadinya aksi tindak kriminal pelecehan seksual

beberapa waktu lalu, dia mengimbau kepada orangtua murid, agar lebih meningkatkan pengawasan.

“Ketika murid berada di dalam sekolah, itu merupakan tanggung jawab lembaga. Akan tetapi, ketika jam belajar mengajar selesai, peran orangtua untuk mengawasi si anak wajib aktif,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pendidikan Kota Bogor, Apendi Arsyad menuturkan, beberapa waktu lalu pihaknya mendapat laporan, dari pihak komite dan wali murid terkait prilaku kepala sekolah.

Masih kata Apendi, dari hasil pelaporan orangtua murid tersebut, didasari lantaran wali siswa tidak merasa nyaman dengan sistem manajerial kepala sekolah saat ini.

“Jika memang terdapat kelalaian, Disdik sebaiknya menyikapinya dengan pembinaan. Dengan harapan adanya perbaikan manajerial lembaga,” tandasnya.(wil/c)

 

Sumber :

https://www.sudoway.id/