Awal 2019, Dua Orang Penderita Demam Berdarah Meninggal di Bojonegoro

Awal 2019, Dua Orang Penderita Demam Berdarah Meninggal di Bojonegoro

Awal 2019, Dua Orang Penderita Demam Berdarah Meninggal di Bojonegoro

Awal 2019, Dua Orang Penderita Demam Berdarah Meninggal di Bojonegoro
Awal 2019, Dua Orang Penderita Demam Berdarah Meninggal di Bojonegoro

Awal 2019 dua warga Kabupaten Bojonegoro meninggal dunia akibat terserang penyakit

Demam Berdarah Dengue (DBD). Dua penderita yang meninggal itu dari total penderita sebanyak 63 kasus pertanggal 17 Januari 2019.

Kasi Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Dr Whenny Dyah P mengatakan sebanyak 63 kasus demam berdarah tersebut terjadi hampir merata di wilayah Bojonegoro. “Dua penderita yang meninggal dari Kecamatan Margomulyo dan Kecamatan Kasiman,” ujarnya, Kamis (17/1/2019).

Dinkes mencatat kasus DBD yang terjadi di Kabupaten Bojonegoro, sepanjang 2018

yang dilaporkan ada sekitar 595 kasus dan 12 orang meninggal dunia, meningkat dibanding 2017 sekitar 280 kasus dan 9 orang meninggal dunia.

Baca Juga:

Bantu Dinkes, TNI-Polri ‘Perang’ Lawan DBD
Donor Darah Dahulu, Foging Gratis Kemudian
Pemkab Kediri Tangani Penyakit DBD Secara Serius
KLB di Ponorogo, Pasien DBD Cuma Dijatah Rp 1,85 Juta

Kasus DBD ini muncul karena, kata dia, kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan

lingkungan masih kurang. Apalagi selama musim hujan, nyamuk pembawa virus dengue itu terus berkembang. Nyamuk tersebut biasanya berkembang di genangan air yang tidak dibersihkan.

“Disarankan kebersihan rumah juga harus dijaga, misalnya seminggu sekali untuk menguras bak mandi, sehingga jentik-jentik nyamuk mati,” ungkapnya.

 

Baca Juga :